Annyeong, chingu!
Selamat malam.
Assalamualaikum..
Lanjut cerita semalam, yuk! Semalam kita membahas mengenai sinetron Indonesia dan dibandingkan dengan sinetron negara lain, kan? Nah, aku akan sekali lagi menulis opiniku mengenai itu (lagi). Do you remember Amigos X Siempre? That's Mexican television series *eleeeee sok-sokan pake Google Translate*
Tema yang diambil dalam serial tv Meksiko ini adalah persahabatan, kekeluargaan, dan sedikit percintaan (karena di dalam serial tv yang bukan berasal dari Indonesia ataupun Malaysia, bercumbu adalah hal yang 'sepertinya' harus ada sebagai bumbu penyedap). Terus? Perbandingannya dengan Indonesia apa sih, Tak? Hm.. Baiklah.. Persinetronan Indonesia terlalu banyak mengambil tema percintaan anak sekolah, rebut-rebutan tahta dan harta gono-gini, nah belakangan ini muncul kembali sinetron bergenre fantasi.
Menurutku, genre fantasi ini sendiri akan membuat kemampuan 'orang-orang
tv' yang tersembunyi, akhirnya menguak ke permukaan. Kerja keras sudah
pasti. Untuk apa? Eh, emang lu pikir ngedit sana-sini itu mudah? Emang
lu pikir mudah apa pake green screen? *eh tulisannya bener enggak?
Oh ya. Betewe, eniwei, baswei, aku pakai komputer kantor lagi.. Izin dulu dong sama mbak wakil menejer. Sudah pasti dipesenin buat enggak buka youTube. Hahahaha. Araseo!
Kalau kita berbicara mengenai genre fantasi kayak Angling Darma zaman dulu, baiklah itu adalah cerita kerajaan. Kemungkinan besar embah-embah zaman dulu sangat menyukai sinetron ini. Eiiitttt, sekarang muncul sinetron yang diperanin sama Kevin Julio. Taulah yeeeee. Ya bagus siiiiih buat genre fantasi gini. Tapikaaaaaaaaaan *mikir*
Tapikaaaaaaan enggak ada hubungannya dengan sejarah. Diambil dari buku juga kagak. Denger-denger niiih katanyaaaaaaa copas dari serial Twilight. Iya enggak, sih? Kalo aku salah, tolong dikoreksi doooong. Nah, denger-denger dari kabar burung, katanya ada anak kecil yang celaka pas meragain adegan berantem ala Tristan dan kawan-kawan ini.
Pesan sedikit buat orang tua yang anaknya suka nonton yang beginian, toloooooooooonggggg banget anaknya dijaga, dilihat sedang apa, dipesenin ke tetangga kalo ibu/bapak sedang tidak mengawasi, atau kalo ibu/bapak memang sibuk, jangan kasih anaknya nonton yang beginian tanpa pengawasan ibu/bapak. Kalo anaknya kenapa-kenapa, gimana? Mesti aku yang tanggung jawab? Kan enggak.
Ehhh.. Segitu dulu deh.
Istirahat jangan lupa, ya!
Salam.
#drs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar